Batman v Superman: Dawn of Justice review

Halo halo halo,

beberapa hari lalu saya menonton sebuah film yang sedang ramai diperbincangkan dan cukup menghebohkan, Batman v Superman: Dawn of justice. film yang untuk pertama kalinya mempertemukan dua tokoh fiksi yang fiksi yang sudah sangat sangat terkenal dan juga sudah cukup lama menjadi Pop culture, anda tentunya gak perlu jadi nerd atau massive comic book reader untuk mengetehui siapa kedua tokoh tersebut. Batman sang Ksatria kegelapan dari kota Gotham dan Superman, Alien Super yang menyamar menjadi manusia biasa yang “diungsikan” dari Planet asalnya, Krypton ke Bumi (jika anda mungkin heran kenapa deskripsi singkat saya terhadap kedua tokoh tersebut tidak berimbang, karena memang agak membingungkan memberikan deskripsi singkat yang keren untuk Superman, tidak ada maksud  apa apa dari saya, ya memang hanya karena Batman lebih keren, itu saja) .

film yang sudah ditungu-tunggu oleh khalayak ini setelah beberapa Premiere Screening, mendapatkan berbagai respon, tapi yang membuat heboh antara adalah nilai sangat rendah yang diberikan untuk film ini oleh sebuah situs review, Rotten Tomatoes,  yang merangkum review-review dari berbagai kritikus film dari berbagai media atau website.tentunya nilai rendah. tentunya kritikan yang buruk dari para kritikus ini membuat kontroversi dan amarah dari para nerd dan fanboy dari tokoh tokoh di film ini.

saya menonton film ini rada telat memang, karena satu dan lain hal saya akhirnya baru bisa menonton film ini dua minggu setelah hari pertama tayang di bioskop, walaupun sudah melihat berbagai review yang mengkritik keras film ini dan spoiler-spoiler yang bertebaran yang tentunya sangat susah dihindari ketika filmnya sudah tayang. walaupun mungkin harus menurnkan ekpektasi saya akan penantian film ini, saya tetap pergi menontonnya.

[Tulisan ini mengandung BOCORAN atau SPOILER dari Batman v Superman: Dawn of Justice, diharapkan sudah menonton filmnya ketika membaca tulisan ini, jika belum maka keputusan terserah pada anda, Ya udah sih terusin aja]

film ini ber-setting beberapa saat setelah Peristiwa pertempuran antara General Zod dan Superman di kota Metropolis yang mana terjadi pada film pertama dari DC Extended Universe yaitu Man of steel dan Batman yang kurang lebih sudah 20 tahun memerangi kejahatan di kota Gotham (film ini adalah film kedua dari DCEU).

Batman v Superman: Dawn of Justice review 02. image from comingsoon.net
logo Batman v Superman: Dawn of Justice. image from comingsoon.net

scene awal dari film ini memperlihatkan sekilas tentang pertempuran yang terjadi di kota metropolis dan Bruce Wayne atau batman yang berusaha menyelamatkan orang orang yang berada di Salah satu gedung Wayne Enterprise di Metropolis. Scene awal yang memperlihatkan awal kemarahan Bruce Wayne pada Superman yang pertempurannya mengakibatkan kerusakan dan kematian yang cukup besar pada metropolis terutama yang juga terjadi pada karywan dan gedung Wayne enterprise. Scene awal ini menurut saya bagus dan sangat sangat keren banget, setelah ekpektasi yang mungkin sudah rendah, scene awal ini menjadi scene yang agak menaikan ekpektasi dan harapan anda akan film ini dan membuat anda berfikir “ah, openingnya aja udah keren begini kok, kayanya bakal bagus nih”. apalagi kalau anda sudah menonton film Man of Steel pastinya scene awal di film ini menggingatkan anda pada beberapa scene pertarungan Superman melawan Zod di film MoS.

beberapa saat kemudian, ya sudah begitu saja, alur berjalan menceritakan manusia terutama amerika yang mempertanyakan apakah Superman benar benar berbahaya atau tidak, Batman yang ikut mengkhawatiran keberadaan dari Superman, kemunculan tokoh Lex Luthor, pemimpin perusahaan Lex Corp yang mencari cari dan mengumpulkan Batu Kryptonite yang dapat melemahkan Superman agar bisa dihancurkan, dan pertemuan Bruce wayne dengan Diana Princess (Wonder Woman), dan bruce dengan Clark kent (Superman).

alur plot dari film ini tiap perpindahan scene menurut saya, bagaimana menggambarkannya ya.. terasa berantakan dan asal tempel saja begitu, banyak scene scene yang menurut saya bisa dibuat lebih baik agar tiap perpindahan scene satu ke scene lainnya efektif dan lebih nyambung. contohnya adalah Scene waktu Batman menguntit pemindahan Batu Kryptonite yang dilakukan oleh Lex Corp di pelabuhan, Batman menembakan sebuah pelacak ke truk kontainer yang membawa batu Kryptonite, kemudian mengejar dan melawan mobil mobil yang menjaga truk kontainer tadi dengan Batmobile yang keren banget. di scene itu setelah berhasil melumpuhkan semua mobil mobil yang menjaga truk dan tinggal mengejar truk tersebut, saat sedang berbelok Batman dikejutkan dengan kemunculan Superman yang membuatnya terhenti dari pengejarannya, Superman memperingatkan Batman agar berhenti dari aksi aksi vigilante-nya. Kemudian Batman pulang ke Batcave dan dari pelacaknya mengetahui kalau Batu Kryptonite tadi dibawa ke gedung Research dari Lex Corp. kan bisa lebih bagus pas selesai dicegat oleh superman Batman tetap berusaha melanjutkan pengejarannya akan truk tadi di banding harus pulang ke Batcave dan melihat lokasi dari pelacak di truk tersebut di Batcave juga.

Batman v Superman: Dawn of Justice review 03. image from comicbookmovie.com
Batmobile di film Batman v Superman: Dawn of Justice. image from comicbookmovie.com

Scene Mimpi buruk batman tentang Superman yang menguasai dunia juga seperti itu, Scene sebelumnya memperlihatkan Batman yang sedang men-decrypt file file data yang berhasil dicurinya dari sistem Lex Corp. saat kemudian decrypt mulai berjalan kemudian black screen dan perpindahan scene ke kota yang sudah menjadi Gurun Pasir. kemudian Batman terbangun dan melihat bahwa proses Decryptnya sudah 100%. menurut saya Scene ini setidaknya harus memperlihatkan dulu bagaimana kota tersebut hancur dan berubah jadi gurun pasir, bagaimana superman menguasai bumi, dan bagaimana Batman membuat gerakan perlawanan terhadap Superman. bukannya dengan langsung perpindahan scene dan tahu-tahu dunia sudah jadi padang pasir dan Dikuasai oleh pasukan Superman, jadi walaupun ini cuma dream sequence tapi terasa realistis dan penonton bisa lebih memahami perpindahan scene mimpi ke scene realita. tapi yang membuat scene ini menyenangkan ialah kemunculan flash yang berlari menembus waktu untuk memberitahu batman untuk mengumpulkan para anggota Justice league dengan dialog kurang lebih seperti ini “bruce… you right about him! search us!”

didalam data data yang berhasil dicurinya tadi Batman menemukan file tentang para superhuman yang diketahui oleh Lex Corp. memang film ini diumumkan sebagai film pijakan untuk Justice league di DCEU, tapi dengan jadi film pijakan bukan berarti bisa asal asalan membuat koneksi atau hubungan ke para calon anggota Justice League yang lain. Zack Synder sepertinya kebingungan bagaimana membuat seseatu yang menghubungkan para Calon anggota justice league yang lebih baik dibandingkan file kumpulan video rekaman tentang penampakan para calon anggota justice league dan tiap oranggnya dipisahkan dalam subfolder yang berbeda-beda yang sudah diberi logo superhero-nya masing masing yang mana terasa not make a sense atau gak masuk akal. kalau memang ingin memberikan gambaran tentang para calon anggota justice league yang lain ya tidak dengan cara sepeti itu juga, terlihat kebingungan Synder dan kemalasan dari penulisan Script film ini yang ingin membut hubungan dengan justice league tapi caranya asal asalan begitu. kemungkinan bisa jadi Synder sebagai sutradara sudah punya konsep bagaimana sih DC Extended Universe ini dan bagaimana para superhero ini akan bersatu di Justice League, tapi mungkin terburu-buru karena ingin mengejar film film dari franchise saingan mereka yaitu Marvel dengan satu film ini.

Scene saat Batman mencuri Kryptonite juga sangat disayangkan hanya begitu saja, ditampilkan Lex luthor sampai di kantor Lex Corp research yang sudah rusak parah dan orang orang terluka yang sedang diangkut ke mobil ambulan, ada beberapa pemadam kebakaran dan mobil polisi, seperti pada area TKP pada umumnya, saat luthor masuk ke gedung tersebut dan mengetahui bahwa Batu Kryptonite yang di simpannya di ruang lab di gedung tersebut sudah Raib dan hanya senjata Batarang dari batman yang menancap di tempat seharusnya batu kryptonite tadi berada. kerusakan yang diperlihatkan disiti cukup parah, bahkan pos keamanan gedung Lex Corp research saja ditampilkan sampai Terbakar, menurut saya akan lebih baik ditampilkan bagaimana Batman dengan Batmobile nya menyerang gedung lex corp sampai mengakibatkan kerusakan yang begitu parahnya, akan sangat keren sekali kan? . menurut saya jika ada scene yang menampilkan adegan tersebut akan lebih bagus dibanding scene kejar-kejaran batmobile dengan truk dari Lex Corp yang kemudian pengejaran tersebut berhenti karena superman.

kekurangan dari film ini juga adalah dari Sisi Lex Luthor sebagai Villain. penulisan karakter ini tidak konsisten dan character developmentnya terasa kurang dan tidak jelas. Luthor membenci superman tapi tidak jelas motif mengapa ia membenci Superman, awalnya dia menyebut Supaya manusia tidak bergantung dengan makhluk berbahaya seperti Superman, kemudian karena Superman itu alien dengan frase “devils come from the sky” dan kemudian ingin menaklukan Superman, kemudian tidak ingin kalah dari Superman dan ingin membunuh Superman. motif dari Luthor ini gak jelas, yang tersampaikan jadi pokoknya dia benci dengan Superman tapi gak ada kejelasanya kenapa, udah kaya anak anak zaman sekarang yang gak suka sama sesuatu karena “ya udah, gak suka aja” tapi gak ada latar belakang atau motif.

Batman v Superman: Dawn of justice 05.
Jesse Eisenberg sebagai Lex luthor. image from moviepilot.net

kemunculan Wonder Woman dengan kostumnya benar benar scene stealer sekali saat pertempuran melawan Doomsday, kemunculannya langsung membuat perhatian kita teralihkan karena kemunculannya yang keren dan aksinya yang tak kalah dari Superman.ah iya, kemunculan Doomsday di  promo trailer kedua juga  memang sebaiknya tidak usah diperlihatkan lebih dulu dan merusak efek kejutan sih, seandainya tidak dimunculkan di trailer pasti kemunculan Doomsday akan lebih memberikan nilai tambah untuk scene pertempuran terakhir Superman, Batman, dan Wonder Woman melawan Doomsday tersebut .

Batman v Superman: Dawn of Justice 06
Gal gadot sebagai Wonder woman. image via screenrant.com

Zack synder punya berbagai resource, tapi dengan filmnya yang seperti ini jelas terlihat bagaimana dia bingung untuk menghubungkan semua resource tadi menjadi sebuah cerita plot yang bagus dan menarik dari awal sampai keakhir, berharap Syder dapat memperbaiki kesalahannya di film Justice League yang akan datang.

meskipun secara keseluruhan film bisa dibilang kurang bagus, tetapi performance dari para pemain di film ini sangat sangat bagus berkebalikan dari filmnnya, apalagi Ben Affleck yang menjalani debut pertamanya di DC Extended Universe sebagai Bruce Wayne dan Batman. Ben Affleck acting performance as a Batman was really really great in this ‘so not good superhero movie’. sangat menunggu aksinya kembali di film solo Batman.

Batman v Superman: Dawn of justice review 04
Ben Affleck sebagai Bruce Wayne di film Batman v Superman: Dawn of justice

kira kira begitulah ulasan dan tulisan yang sok-sokan nge-reviewfilm ini oleh saya sebagai penonton dan penikmat film in general, walaupun begitu film ini cukup menghibur kok, karena maaf saya memang bukan massive comic book reader tapi ya memang sangat menunggu film ini juga, karena film adaptasi yang baik seharusnya tidak hanya memenuhi kepuasan dari si penggemar sumber adaptasi film tersebut dan penonton film yang audiens umum kan?

Batman vs Superman: Dawn of justice= 5/10

Ben Affleck performance as a Batman (in this movie)= 8/10

Advertisements

2 thoughts on “Batman v Superman: Dawn of Justice review

  1. Tentang Bruce Wayne yang berhasil decrypt drive lex luthor dan berhasil menemukan anggota justice league yang lain such as Wonder woman, The Flash, Cyborg, dan Aquaman, dan kenapa ada logonya ?

    Ya, Why Not ? Selama ini mereka (baca: anggota justice league yang lain berjalan sendiri-sendiri tanpa peduli dengan logo yang khas mereka. Arthur Curry nggak peduli mengenai logo Aquaman, begitu juga dengan Prince Diana, dan Silas Stone saat mencoba menyembuhkan anaknya, dan juga Barry Allen. Mereka memang superhero dan ada rasa tanggung jawab dari kekuatan supernya, tapi kenapa mereka harus pedulikan mengenai logonya, kecuali Bruce Wayne yang peduli dengan logo karena itu dipakai dalam senjata batarangnya. Maka oleh karena itu, Lex Luthor yang “mungkin” tahu banyak dengan fenomena dunia khususnya “meta human” files dan jelas Lex menkategorikannya dengan logo. Menurut saya justru itu keren, karena masing-masing Superhero nggak tau sama lain, tapi Lex Luthor tau semuanya. Coba perhatikan Bruce Wayne ketika melihat folder metahuman files, dia nggak ngerti itu siapa dan kenapa ada di File Drive-nya Lex Luthor. Kemudian berlanjut dengan Nightmare-nya Bruce Wayne, yang menurut anda seharusnya diceritakan sebelum dunia menjadi padang pasir. Nah justru disitu plot misteri-nya, kenapa sesuatu seperti itu harus diceritakan di awal-awal film DCEU, justru akan lebih baik diceritakan pada saat nanti. Mungkin Justice League Part 1 atau Justice League Part 2, soalnya kondisi Superman membuat Rezim dan Kemunculan The Flash yang menyebut “Lois is Key” itu suatu timeline yanf harus dihindari. Barry Allen muncul dan memperingati Bruce Wayne itu pertanda, kalau Timeline scene “padangpasir” harus dihindari dimana Superman membuat rezim-nya. Ini mirip dengan Injustice God’s Among Us.

    Zack Snyder sepertinya bingung ? Menurut Saya sangat brilian. Menggabungkan event-event dari beberapa comic menjadi 1 film dan sebagai pijakam untuk Extended Universe-nya DC Comic di film-film nanti, mencantumkan logo superhero menurut Saya bukan malas menulis Script tapi sebagai Maha Tahu-nya Lex Luthor, dan para Superhero berjalan pada jalannya sendiri.

    Untuk Lex Luthor yang katanya tidak punta motivasi kenapa membenci Superman, yang seperti ABG zaman sekarang. Pada film The Dark Knight-nya Nolan apakah Anda tahu alasan Joker membuat kekeosan ?

    Justru itu bukanlah menunjukkan sifat labil nan kekanak-kanakan Lex Luthor, tapi justru memperlihat How Psychopath he is. Saking nerd-nya Lex Luthor dia menciptakan Doomsday, dan justru ini kelebihan yang ditampilkan di film ini. Nggak butug suatu alasan untuk seorang psikopat membenci sesuatu. Kaya, Jenius, Berparas, dan Psikopat. Ini perpaduan yang bagus untuk Supervillain Lex Luthor.

    Yeah terlepas dari banyaj review jelek, saya melihat dan mencoba berfikir Out of The Box, kalau film ini tetep One of The Best superheroes Movie. Jangan marah kalau adegan Fighting sangat sedikit, karena memang ini lebih film drama dibandingkan action.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s